Faktor Yang Membuat 7 Negara (Finlandia, Korea Selatan, Hongkong, Jepang, Singapura, Belanda, Kanada) Diakui Memiliki Sistem Pendidikan Terbaik di Dunia dalam Kajian Antropologi dan Matematika

Nurhasanah Leni

Abstract


This study aims to determine the factors that make the seven countries recognized to have the best education system in the world and to find out what things can be taken from the 7 best country systems in the world that can be applied in Indonesia. The method used is literature study. From this study there are some results that can be concluded that there are several factors that make the 7 countries recognized as having the best education system in the world. There are 23 factors in Finland, 4 factors in South Korea, 5 factors in Hong Kong, 10 factors in Japan, 3 factors in Singapore, 3 factors in the Netherlands and 7 factors in Canada. These factors can be emulated and applied to the education system in Indonesia.


Keywords


Factors, 7 Countries, The Best Education System in the World

Full Text:

PDF

References


Afdhal. (2013). Pola Kepemimpinan Dan Sistem Manajemen Pendidikan Di Beberapa Negara Persemakmuran: Suatu Kajian Analisa Perbandingan. Ta’dib, 13(1).

Anam, S. (2017). Karakteristik Dan Sistem Pendidikan Islam: Mengenal Sejarah Pesantren, Surau Dan Meunasah Di Indonesia. Jalie: Journal Of Applied Linguistics And Islamic Education, 1(1), 146–167.

Anggoro, B. S. (2015). Pengembangan Modul Matematika Dengan Strategi Problem Solving Untuk Mengukur Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 122–129.

Ihsan, M. N. (2015). Perbandingan Sistem Pendidikan di Tiga Negara ; Mesir, Iran dan Turki. Jurnal Pendidikan Islam215, 4(1), 49–70.

Madari. (2016). Hambatan-Hambatan Pelaksanaan Sistem Ganda Pendidikan Kejuruan Di Indonesia. Teknologi Dan Kejuruan., 17(1).

Parno. (2015). Pengaruh Model Penemuan Terbimbing Dengan Strategi Self-Explanation Terhadap Prestasi Belajar Fisika Zat Padat Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Fisika, 11(1), 23–35. https://doi.org/10.15294/jpfi.v11i1.4000

Putra, R. W. Y., & Anggraini, R. (2016). Pengembangan Bahan Ajar Materi Trigonometri Berbantuan Software iMindMap Pada Siswa SMA. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(1), 39–47.

Rohman, M. (2016). Problematika Guru Dan Dosen Dalam Sistem Pendidikan Di Indonesia. Cendekia: Jurnal Kependidikan Dan Kemasyarakatan, 14(1), 49–71.

Sari, F. K., Farida, & Syazali, M. (2016). Pengembangan Media Pembelajaran (Modul) berbantuan Geogebra Pokok Bahasan Turunan. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(2), 135–151.

Soeprapto, S. (2013). Landasan Aksiologis Sistem Pendidikan Nasional Indonesia Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan. Cakrawala Pendidikan: Jurnal Ilmiah Pendidikan., 0(2).

Subkhan, E. (2018). Ideologi, Kekuasaan, Dan Pengaruhnya Pada Arah Sistem Pendidikan Nasional Indonesia (1950-1965). Journal Of Indonesian History, 7(1), 19–34.

Sudarsana, I. K. (2015). Peningkatan Mutu Pendidikan Luar Sekolah Dalam Upaya Pembangunan Sumber Daya Manusia. Jurnal Penjaminan Mutu, 1(Volume 1 Nomor 1 Pebruari 2015), 1–14.

Utami, S. D., Asnawati, R., & Coesamin, M. (2016). Efektivitas Penerapan Problem Based Learning Ditinjau dari Kemampuan Representasi Matematis, 2(3), 56–63.

Wafda, J. (2018). Sistem Pendidikan Nasional Indonesia Tidak Mengenal “Adab.” Tawazun, 8(1), 103–116.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.